Powered by Blogger.

SURAT UNTUK AYAH



Seorang mahasiswa perantauan menulis surat kepada bapaknya;

                Hallo ayah,
                Aku merasa tidak enak karena terus-terusan menulis surat kepada ayah untuk minta uang. Aku merasa malu dan sedih. Aku harus meminta Rp 500.000,- kepada ayah, walaupun setiap bagian dalam tubuhku memberontak. Aku meminta dengan tulus dari hatiku yang paling dalam, kuharap ayah mau memaklumi.
                Salam dari Ananda,Tommy.

                NB : Aku merasa berat hati untuk mengiri surat ini, jadi aku mngejar tukang pos yang sudah membawa surat ini dari kotak pos. Aku mau mengambil surat ini lalu membakarnya, karena surat ini pasti menyusahkan ayah. Aku berdoa semoga surat ini kembali padaku, tapi sudah terlambat.

Beberapa hari kemudian dia menerima balasan surat dari ayahnya.

Untuk Tommy, anakku
Nak, doamu sudah dikabulkan. Suratmu tidak pernah kuterima.
Salam, ayahmu.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Comments
0 Comments

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan gunakan bahasa yang baik dan santun dalam berkomentar,

Terimakasih
<-ADMIN->